Batam  

Warga Sagulung Antusias Ikuti Sosialisasi Program Kesehatan, Pendidikan, dan UMKM Bersama Syafei

KILAS BATAM – Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PKS, Muhammad Syafei, memanfaatkan agenda silaturahmi bersama warga Sagulung di OS Style Hotel, Sabtu (1/8/2026), untuk menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kota Batam yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Syafei menjelaskan bahwa pemerintah terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, perlindungan pekerja, bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Salah satu program yang disampaikan adalah BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau BPJS gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, iuran peserta dalam program tersebut sepenuhnya ditanggung pemerintah sehingga warga tidak lagi dibebani pembayaran premi setiap bulan.

“Yang terpenting, warga harus memiliki KTP Kota Batam. Bagi yang masih menggunakan KTP daerah asal, segera urus perpindahan domisili agar dapat menikmati berbagai program pemerintah,” ujar Syafei yang didampingi istri sekaligus Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BiPeKa) PKS Kota Batam.

BACA JUGA:  Muhammad Syafei Tampung Aspirasi Warga Buana Impian Tembesi, Drainase Jadi Kebutuhan Mendesak

Selain BPJS Kesehatan PBI, ia juga menjelaskan adanya program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, seperti pengemudi ojek online, pengemudi transportasi umum, pendayung pompong, pengemudi speedboat, dan profesi lain yang memiliki risiko kerja tinggi.

Pada sektor kesejahteraan sosial, Syafei menyebut Pemerintah Kota Batam juga memiliki bantuan untuk lanjut usia (lansia). Bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga berusia di atas 60 tahun dengan mempertimbangkan usia tertua sebagai penerima prioritas. Nilai bantuan yang diberikan mencapai Rp400 ribu setiap bulan.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kepedulian Sosial, PLN Batam Berkolaborasi dengan PMI Kota Batam melalui Donor Darah

Di bidang pendidikan, Syafei mengingatkan masyarakat mengenai program seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Program yang telah berjalan sejak 2025 itu mencakup seragam nasional serta seragam Melayu.

“Pemerintah Kota Batam memiliki kewenangan pada jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP. Karena itu, siswa yang masuk kelas 1 SD maupun kelas 7 SMP akan mendapatkan bantuan seragam sekolah secara gratis,” jelasnya.

Syafei juga memaparkan program beasiswa perguruan tinggi bagi putra-putri Batam yang diterima melalui jalur prestasi di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Besaran bantuan disesuaikan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayarkan mahasiswa setiap semester.

BACA JUGA:  BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil, Ariastuty: “Tindakan Vandalisme Ini Ciderai Semangat Kolektif Program Penataan Kota”

“Kalau UKT-nya Rp20 juta per semester, maka bantuan yang diberikan sebesar Rp20 juta. Jika UKT Rp10 juta, maka bantuan juga mengikuti besaran UKT tersebut,” katanya.

Program lain yang turut disosialisasikan adalah pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi pelaku UMKM hingga Rp20 juta. Syafei menjelaskan, calon penerima harus memiliki KTP dan KK Batam, Nomor Induk Berusaha (NIB), menjalankan usaha di Batam, serta memiliki riwayat kredit yang baik sesuai ketentuan lembaga keuangan.

Melalui sosialisasi tersebut, Syafei berharap masyarakat semakin memahami berbagai program yang telah disiapkan pemerintah dan dapat memanfaatkannya secara optimal sesuai persyaratan yang berlaku.***