KILAS BATAM – Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PKS, Muhammad Syafei, menutup rangkaian kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 dengan menggelar dialog dan menyerap aspirasi masyarakat di Fasilitas Umum (Fasum) Saguba, RT 02/RW 03, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penutup agenda reses Muhammad Syafei di berbagai wilayah Kota Batam. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan lingkungan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Kota Batam.
Muhammad Syafei yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam sekaligus Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Batam menegaskan bahwa reses merupakan amanah konstitusi yang menjadi sarana bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan dan harapan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Syafei didampingi sang istri, Juwita Purnamasari, yang merupakan Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BiPeKa) DPD PKS Kota Batam. Kehadiran keduanya disambut antusias oleh warga yang berdialog mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan di lingkungan mereka.
Suasana reses berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga bergantian menyampaikan aspirasi, mulai dari pembangunan sarana lingkungan hingga peningkatan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan bersama.
Syafei memastikan seluruh aspirasi akan dicatat, diverifikasi sesuai kewenangan, dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan DPRD Kota Batam.
Ketua RT 02/RW 03 Saguba, Harmoko, mengawali sambutannya dengan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan reses di lingkungan mereka.
Menurutnya, kehadiran Muhammad Syafei menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Alhamdulillah, atas ridha Allah SWT kita dapat melaksanakan reses bersama di Saguba. Ini menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan lingkungan,” ujarnya.
Harmoko menyampaikan bahwa salah satu aspirasi utama warga adalah pembangunan atap fasum sebagai pusat kegiatan olahraga dan ruang kebersamaan masyarakat.
Kawasan tersebut juga sebelumnya telah dibangun lapangan gedung serbaguna dengan fasilitas olahraga lainnya, seperti lapangan voli, tenis meja, hingga mini futsal.
“Ini menjadi tanggung jawab moral kita bersama, bukan hanya tanggung jawab satu atau dua orang. Kita ingin pembangunan di lingkungan ini semakin baik, bahkan bisa menjadi contoh bagi lingkungan lainnya.
Dengan adanya fasilitas olahraga, kami berharap warga semakin sering bersilaturahmi dan mempererat kebersamaan,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muhammad Syafei menyampaikan apresiasinya kepada warga Saguba yang terus menjaga semangat kebersamaan dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2023 dirinya telah mengawal pembangunan gedung serbaguna di kawasan tersebut, yang hingga kini masih dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat.
Menurut Syafei, kepedulian warga dalam menjaga aset bersama menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan berikutnya.
Ia berharap semangat gotong royong yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Reses di Saguba menjadi penutup rangkaian kegiatan serap aspirasi Muhammad Syafei pada Masa Persidangan III Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, ia kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengawal setiap aspirasi sesuai skala prioritas dan kewenangan, serta memperjuangkan program-program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Batam.***












