Kepri  

Ketua PKS Kepri Suryani Tutup Rakerwil 2025, Tegaskan Program Harus Terukur dan Sesuai Kondisi Daerah

KEPRI – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Suryani resmi menutup rangkaian Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Kepri 2025 dengan menegaskan pentingnya penyusunan program yang terukur, realistis, dan sesuai kondisi daerah masing-masing.

Dalam arahannya, Suryani meminta seluruh pengurus di tingkat DPW, MPW, DSW, hingga bidang-bidang teknis untuk memastikan setiap program tidak hanya tercatat di atas kertas, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dengan indikator yang jelas.

“Program itu bukan hanya sekadar disampaikan. Semua bidang nanti akan dipanggil oleh BPH untuk dirangkum menjadi satu program yang terukur. Harus jelas anggarannya, targetnya, dan hasilnya,” ujar Suryani.

BACA JUGA:  Serentak, Karantina Kepri Bersama Lintas Sektoral Gelar Pembukaan Operasi Patuh dan Pengawasan

Suryani juga menekankan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik berbeda, sehingga penyesuaian program merupakan hal yang wajib dilakukan.

Menurutnya, program tidak harus sama persis dengan yang digariskan pusat, tetapi harus mengacu pada kerangka besar K2P2 yakni penguatan kader, kaderisasi dan pelayanan publik.

Suryani memberi perhatian khusus pada program-program pemberdayaan ekonomi seperti dan menyoroti perlunya indikator jelas dalam pembinaan ekonomi agar hasilnya nyata, bukan sekadar banyak kegiatan tanpa dampak signifikan.

BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Tinjau Lokasi Kebakaran Kapal Federal II, Pastikan Perusahaan Harus Penuhi Hak Korban

“Selama ini pelatihan banyak, tapi indikatornya kurang terlihat. Misalnya, dari sekian UMKM yang dibina, berapa yang naik kelas? Ini yang harus terukur di 2026,” tegas Suryani.

Di bidang kaderisasi, Suryani menyebut target nasional yang sudah dicanangkan, antara lain penambahan 50.000 pembina/murabbi baru dan 61.000 unit pembinaan (UPA) baru.

Suryani meminta struktur PKS Kepri berani menentukan titik-titik capaian yang realistis dan tidak ragu mengevaluasi hal yang tidak berjalan optimal.

BACA JUGA:  KKSS dan Dewan Kebudayaan Makassar Tandatangani MoU Pengembangan Kebudayaan Sulsel di Kepri

“Kita tidak boleh hanya menambah angka tanpa keberanian mengevaluasi. Semua harus produktif, bukan sekadar banyak kegiatan,” kata Suryani.

Menutup arahannya, Suryani mengajak seluruh pengurus dan kader untuk bersiap mengeksekusi program yang telah dirumuskan selama Rakerwil.

“Siapkan semua, siapkan anggota untuk bersama mewujudkan program ini. Dari rencana menjadi kenyataan,” ujar Suryani.

Rakerwil PKS Kepri 2025 ditutup dengan seruan semangat konsolidasi dan komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan dan memperkuat struktur partai menjelang agenda-agenda besar tahun depan.***