Batam  

PLN Batam Pulihkan Listrik, Pelanggan Terdampak Berhak Dapat Kompensasi hingga 25 Persen

KILAS BATAM – PT PLN Batam berhasil memulihkan pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam setelah gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas pada Senin (12/10/2026) pagi.

Selain memastikan pasokan listrik kembali normal, PLN Batam juga menyiapkan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak gangguan, sesuai ketentuan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang berlaku.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, mengatakan kompensasi diberikan sebagai bentuk pemenuhan hak pelanggan atas mutu pelayanan kelistrikan.

“PLN Batam akan memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rudi dalam keterangan pers yang diterima BTM.CO.ID, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA:  Tak Diragukan, Pembangunan Kepri Maju & Merata Mudah Dilakukan Jika HMR Gubernur

Ia menjelaskan, bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017.

Sementara itu, bagi pelanggan layanan keandalan, kompensasi diberikan sebesar 15 hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), bergantung pada jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.

Kompensasi tersebut akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik bulan berikutnya. Dengan demikian, pelanggan tidak perlu mengajukan klaim secara mandiri.

Sebelumnya, gangguan sistem kelistrikan terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 06.37 WIB dan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Batam. Baca Panduan Tur

BACA JUGA:  BP Batam Kawal Investasi Industri MRO Batam

Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Kejadian tersebut diduga menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik.

Meski demikian, penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang.

PLN Batam melakukan pemulihan secara bertahap melalui pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, serta pemulihan jaringan transmisi dan distribusi.

Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak berhasil dinormalkan, kemudian dilanjutkan dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak kembali menyala.

BACA JUGA:  PLN Batam Resmikan Kantor Baru UP3 Tiban untuk Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

Meski pasokan listrik telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem serta menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Rudi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama pemadaman berlangsung. Ia juga mengapresiasi kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan.

Sebagai pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan untuk Kepentingan Umum (PIUKU) di wilayah Batam, Rempang, Galang, dan wilayah kerja lainnya, PLN Batam menyatakan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.***