Sport  

Pelatih Malaysia: ASEAN Cup Bakal Sengit, Indonesia Favorit

KILAS BATAM – Pelatihe, menilai persaingan di Grup Abakal sengit. Menurutnya,jadi favorit di ajang ini.

FIFA ASEAN Cup 2026 bakal bergulir pekan ini. Timnas Indonesia jadi favorit untuk juara di ajang ini.

Tim Garuda datang ke ajang ini dengan diperkuat para pemain yang berlaga di kompetisi Eropa. Indonesia juga punya keuntungan karena jadi tuan rumah pada divisi pertama.

Indonesia tergabung di Grup A pada divisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Pasukan John Herdmann satu grup dengan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.

BACA JUGA:  Atletico Vs Madrid: Los Colchoneros Tundukkan 10 Pemain El Real 2-1

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui bahwa Indonesia merupakan unggulan utama di Grup A. Tan menilai bahwa di Grup A bakal berat untuk tim asuhannya.

Selain Indonesia, Singapura dan Bangladesh juga jadi lawan berat untuk Harimau Malaya. Malaysia vs Singapura bakal panas karena rivalitas panjang keduanya bertajuk Causeway Derby.

Tan tak mau pula meremehkan Bangladesh karena dilatih oleh Thomas Dooley. Dooley tahu betul sepakbola Asia Tenggara usai pernah melatih di Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

BACA JUGA:  Barantin Pastikan Kesehatan 20 Ton Santan Kelapa Asal Moro ke Malaysia Aman

“Menurut saya, semua orang tahu bahwa Indonesia akan menjadi tim unggulan di grup ini, dan kemudian kita akan menghadapi laga derbi melawan Singapura-pertandingan yang selalu berlangsung sengit,” ujar Tan Cheng Ho dikutip dari situs FIFA.

“Mereka telah melakukan persiapan dengan baik sejak tahun lalu, ditangani pelatih yang sama, serta telah bermain bersama dalam banyak sekali pertandingan. Jadi, dalam hal itu, mereka juga memiliki keunggulan. Tentu saja, kita juga tidak boleh meremehkan Bangladesh, yang dilatih oleh Thomas Dooley-salah satu pelatih paling berpengalaman di Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Prabowo Sepakati Penyelesaian Masalah Tenaga Kerja RI-Malaysia

Meski berat, Tan tak gentar hadapi persaingan di Grup A. Ia merasa ajang ini jadi ujian yang baik untuk kedalaman skuad dari Timnas Malaysia.

“Harus melakoni tiga pertandingan dalam seminggu tentu berat, sehingga kita membutuhkan kedalaman skuad untuk melakukan rotasi pemain; namun, kami merasa turnamen ini akan menjadi ujian yang bagus untuk melihat sejauh mana kesiapan tim kita,” jelasnya.***