KILAS BATAM – Anggota DPRD Kota Batam dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sagulung, Muhammad Syafei, melakukan Serah Terima Lapangan (STL) terhadap enam titik pekerjaan pokok pikiran (pokir) di Kecamatan Sagulung, Kamis (7/5/2026).
Syafei mengatakan, sejumlah program yang dilaksanakan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses mau pun rapat musyawarah warga dan menjadi prioritas untuk meningkatkan kenyamanan lingkungan warga.
“Alhamdulillah hari ini telah dilakukan serah terima lapangan terhadap enam pokir kami di Dapil Kecamatan Sagulung. Ini merupakan bentuk perjuangan aspirasi masyarakat yang kami fasilitasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Titik pertama berada di Perumahan Bumi Sakinah RT 03 dan RT 04 di RW 11. Di lokasi tersebut dilakukan pembangunan drainase menggunakan U-60 dan U-80 untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga saat hujan deras.
Menurut Syafei, pembangunan drainase itu bertujuan memperlancar aliran air menuju parit induk perumahan sehingga genangan air tidak lagi masuk ke lingkungan warga.
Selanjutnya, pekerjaan juga dilakukan di Perumahan Permata Rhabayu RT 01 RW 18 Tembesi berupa pembangunan drainase U-40 dan U-60 guna mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.
Pada titik ketiga, peningkatan fasilitas Balai Warga di Perumahan Graha Nusa Batam RW 27, Kelurahan Sungai Langkai, dilakukan dengan pembangunan dua unit kamar mandi dan toilet. Selain itu juga dilakukan pemasangan plafon serta penyempurnaan dinding bangunan.

Syafei menjelaskan, pembangunan fasilitas tersebut dilakukan karena warga kerap mengalami kesulitan saat menggelar kegiatan besar di balai warga akibat minimnya fasilitas kamar mandi.
“Ini merupakan kebutuhan masyarakat yang disampaikan kepada kami saat reses, sehingga kami perjuangkan agar balai warga lebih nyaman digunakan untuk kegiatan masyarakat,” katanya.
Titik keempat berada di kawasan Perumahan Mantang RT 02 RW 05, Sagulung Kota. Awalnya program berupa peningkatan balai warga, namun setelah dilakukan peninjauan dan masukan dari warga, pekerjaan direncanakan berubah menjadi penambahan luas gedung serbaguna agar mampu menampung lebih banyak masyarakat saat kegiatan berlangsung.
Sementara itu, titik kelima berada di Fasum Saguba RT 03 RW 07. Di lokasi tersebut akan dilakukan semenisasi area fasilitas umum, pengecatan ulang balai warga, serta pembangunan retaining wall untuk memperlancar aliran air di sekitar lokasi.
Adapun titik keenam berada di Kavling Sagulung Abadi Jaya. Pada lokasi tersebut akan dibangun gedung serbaguna balai warga di atas lahan yang sebelumnya masih kosong.
“Semoga dengan pembangunan balai warga ini dapat menjadi tempat berkumpul dan pusat kegiatan masyarakat, khususnya warga Kapling Sagulung Abadi Jaya,” ujarnya.
Syafei menambahkan, setelah proses STL dilakukan, tahapan berikutnya adalah penyesuaian administrasi dan teknis pekerjaan sebelum masuk ke sistem LPSE untuk penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan), konsultan perencana, konsultan pengawas, serta pihak kontraktor pelaksana.
Ia menegaskan, seluruh program yang diperjuangkan merupakan bentuk komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus menjadi jembatan aspirasi masyarakat.
“Kami siap menjadi pelayan rakyat, fasilitator dan jembatan bagi masyarakat. InsyaAllah aspirasi warga akan terus kami perjuangkan agar memberi manfaat dan keberkahan bagi semua,” tutupnya.***












