Batam  

Amsakar Buka Pawai Budaya: Momentum Menyatukan Keragaman dan Potensi Wisata Belakang Padang

BATAM – Dataran Elang-elang Laut, Belakang Padang ramai disesaki masyarakat. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan Pawai Budaya yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sabtu, (16/8/2025). Agenda ini menjadi momen yang dinanti, sekaligus perayaan keragaman budaya yang ada di Batam.

Pawai Budaya menampilkan ragam atraksi mulai dari tarian tradisional Melayu hingga parade busana adat nusantara. Peserta datang dari kalangan pelajar hingga organisasi masyarakat. Setiap penampilan disambut riuh tepuk tangan penonton yang memadati sisi jalan utama Belakang Padang.

BACA JUGA:  RDP Komisi VI DPR RI, BP Batam Paparkan Arah Kebijakan dan Program Prioritas 2025-2029

Antusiasme warga semakin terasa karena acara ini juga menjadi sarana hiburan sekaligus edukasi budaya bagi generasi muda. Amsakar menyampaikan harapannya agar anak-anak Batam semakin mengenal dan mencintai warisan leluhur.

“Budaya adalah jati diri. Jika kita ingin kota ini maju, maka budaya harus tetap menjadi pijakan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Gerak Cepat, BP Batam Perbaiki Jalan Rusak untuk Kenyamanan Masyarakat

Selain menampilkan keragaman seni, pawai ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata Belakang Padang. Amsakar berharap kegiatan seperti ini dapat menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, sehingga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Kehadiran wali kota dalam kegiatan tersebut juga menjadi penyemangat bagi para peserta. Banyak warga memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama dan menyampaikan langsung aspirasi mereka.

BACA JUGA:  Muhammad Rudi Lantik Direktur Pengamanan Aset BP Batam

Di akhir kegiatan, Amsakar kembali mengingatkan pentingnya menjadikan keberagaman sebagai kekuatan. Ia mengajak masyarakat Batam untuk terus menjaga kerukunan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat bersama, membangun Batam yang berbudaya, maju, dan sejahtera,” tutupnya.***