Batam  

Pemko Batam Perkuat Pengendalian Inflasi, Operasi Pasar Murah Digelar Jelang Lebaran

KILAS BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah di Kota Batam.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Nasional yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Rakor tersebut juga dirangkaikan dengan pertemuan lintas sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait kesiapan pelayanan Idulfitri di Balairung Wan Seri Beni, Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/3/2026).

Amsakar mengatakan Pemko Batam akan menindaklanjuti berbagai arahan pemerintah pusat dengan memperkuat koordinasi bersama Forkopimda serta instansi terkait guna menjaga kestabilan harga bahan pokok di daerah.

BACA JUGA:  RKPD Batam 2027, Amsakar-Li Claudia Fokus Perkuat SDM hingga Tangani Sampah dan Banjir

“Berbagai arahan dalam rapat koordinasi ini akan segera kami tindak lanjuti di daerah. Koordinasi dengan Forkopimda serta seluruh pihak terkait akan terus diperkuat agar langkah pengendalian inflasi berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu langkah yang akan diintensifkan adalah pelaksanaan operasi pasar murah untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan bahwa inflasi nasional hingga Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen. Adapun tingkat inflasi di Provinsi Kepulauan Riau berada pada angka 3,45 persen, sehingga menjadi salah satu provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia.

BACA JUGA:  Amsakar: Musrenbang Jadi Wadah Penting Partisipasi Masyarakat

Tito menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya disertai peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok.

“Inflasi harus kita kendalikan bersama. Daerah perlu melakukan langkah konkret seperti operasi pasar, inspeksi pasar, serta memperkuat kerja sama antardaerah agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” kata Tito.

Ia juga meminta kepala daerah memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, distributor, asosiasi pengusaha hingga pengelola pasar, guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga tidak mengalami lonjakan.

“Jika terjadi kenaikan harga, pemerintah daerah dapat melakukan intervensi melalui gerakan pasar murah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Jaga Kelestarian Lingkungan, BP Batam Gesa Realisasi Proyek Jaringan IPAL

Selain fokus pada pengendalian inflasi, Amsakar juga menegaskan kesiapan Pemko Batam dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

“Kami juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pengamanan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri tahun ini.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga serta pelayanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri dapat berjalan lancar.***